Pertama di Sulsel, Bupati Bantaeng Resmikan Pos Pelayanan Lalu Lintas Terpadu.

Pembangunan pos lantas ini, guna mendekatkan pelayanan secara terpadu terkait dengan kelalulintasan kepada masyarakat. Demikian disampaikan Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan. “Bangunan ini dapat berdiri berkat dukungan Bupati Bantaeng yang telah memberikan bantuan serta menyetujui adanya inovasi bersama ini. Pemanfaatan bangunan tentu akan maksimal penggunaannya ketika masing-masing pihak bisa mendukung dan bekerjasama dengan Kepolisian”.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bantaeng melalui sambutannya menyampaikan harapan agar pos lantas ini dapat menjadi salah satu icon baru Kabupaten Bantaeng. “Ini pertama di Sulawesi Selatan. Bantaeng membutuhkan layanan seperti ini karena dari hari ke hari daerah ini terus menjadi tujuan wisata masyarakat dari seluruh Indonesia. Saya harap inovasi baik ini dapat ditularkan ke seluruh wilayah Sulawesi Selatan”.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Pemanfaatan Bangunan Pos Pelayanan Terpadu oleh Bupati Bantaeng selaku pihak pertama dan Kapolres Bantaeng selaku pihak kedua.

Bangunan pos lantas ini merupakan aset pemerintah kabupaten namun penggunaan dan perawatannya menjadi tanggungjawab Polres Bantaeng. Dengan mensinergikan seluruh unsur terkait dalam pelayanan lalu lintas, yakni unsur Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Satuan Pol PP dan Pemadam Kebakaran. “Apabila terjadi lakalantas, maka seluruh unsur ini akan bersama-sama bergerak cepat memberikan pelayanan prima”, kata Kapolres.

Hadir pada acara peresmian tersebut antara lain para Unsur Forkopimda, para Pimpinan OPD, para Camat, dan seluruh unsur yang terkait.

Pemkab Bantaeng Ramah Tamah Bersama Rombongan RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar

Bantaeng (12/01). Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar malam ramah tamah bersama rombongan dokter dan tenaga kesehatan Rumah Sakit Dr. Tadjuddin Chalid Makassar.

Ramah tamah dilangsungkan di salah satu kawasan wisata kuliner, Pantai Seruni Bantaeng. Rombongan melakukan kunjungan dalam rangka melaksanakan Rapat Kerja Tahunan yang berlangsung selama 3 hari, terhitung sejak 11 Januari sampai dengan 13 Januari.

Direktur Utama RS Dr. Tadjuddin Chalid Makassar, dr. i Gusti Lanang Suartana Putra pada kesempatan tersebut menghaturkan ungkapan terima kasih kepada segenap jajaran pemerintah daerah yang telah mendukung kegiatan rapat kerja tahunan sehingga dapat berjalan dengan baik. “Terima kasih atas penerimaan yang luar biasa, begitu pula dengan fasilitas yang diberikan sehingga segala sesuatunya yang telah direncanakan dapat berjalan lancar”., ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Bantaeng, H. Asri Sahrun memaparkan secara singkat perkembangan pesat Kabupaten Bantaeng dibawah kepemimpinan Nurdin Abdullah. Bagaimana Bantaeng menjadi salah satu daerah yang akselerasi pembangunannya sangat cepat. Turut hadir pada kesempatan itu, Kadis Pariwisatana, H. Subhan dan Kadis Kesehatan, dr. Andi Ihsa.

Bupati Bantaeng Bersama Ketua TP.PKK Hadir Pada Puncak Peringatan Hari Ibu ke-89

Bantaeng (15/01). Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Bantaeng, Hj. Liestiaty F. Nurdin, menghadiri acara Peringatan Hari Ibu ke-89, Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga ke-45, dan Hari Ulang Tahun ke-18 Dharma Wanita Persatuan Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 2017, yang diselenggarakan di Gedung Balai Kartini, Senin Pagi.

Pada perhelatan yang mengusung tema “Perempuan Berdaya, Bantaeng Jaya” tersebut, Bupati Bantaeng menyampaikan harapan agar kaum perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna hasil pembangunan, namun juga ikut berperan dan berpartisipasi dalam segenap aspek pembangunan nasional.

“Ibu adalah tulang punggung bangsa yang telah menggunakan sebagian besar waktunya untuk keluarga, anak dan orangtua. Maka dari itu kaum perempuan akan lebih terdukung apabila mereka dapat memperoleh akses dan manfaat serta berpartisipasi melakukan kontrol di segenap aspek pembangunan nasional”, ujar Bupati.

Keberadaan kesatuan gerak PKK dan DWP diharapkan dapat menjadi pembangkit perekonomian masyarakat. Karena PKK merupakan salah satu unsur penggerak pembangunan. Para kader dan penggerak PKK beserta jajarannya harus memadukan gerak langkah dalam menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat. “Saya yakin dan percaya peran para ibu sangat penting untuk memberi pencerahan kepada masyarakat guna menciptakan pemimpinan masa depan yang semakin unggul”, lanjut Bupati.

Dalam memeriahkan Hari Ibu ke-89, Hari Kesatuan Gerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga ke-45, dan HUT ke-18 DWP, telah digelar berbagai rangkaian kegiatan yang diikuti oleh para anggota dharma wanita unit instansi pemerintah se-Kabupaten Bantaeng antara lain lomba volly, lomba hadang, lomba yel-yel, lomba senam lansia, lomba paduan suara lansia, lomba nyanyi solo lansia, lomba futsal, lomba nyanyi solo jambore PKK.

Dilakukan pula penyerahan piagam penghargaan kepada beberapa tokoh perempuan, antara lain Tokoh Pemerhati Perempuan dan Anak diberikan kepada Ketua GOW Bantaeng
Hj. Aisyah Yasin dan Ketua DWP Bantaeng Vinka Nandakasih. Tokoh Penggerak Perempuan Bidang Agama diberikan kepada Hj. Harmiah Hadi, Tokoh Penggerak Perempuan Bidang Pertanian, Hj. Maemunah, Tokoh Penggerak Perempuan Bidang Kesehatan, Dachriah, Tokoh Penggerak Perempuan Bidang Pendidikan, Sitti Subaedah Alam. Sementara itu Kader PKK teraktif diberikan kepada Asni, Salma Arifin, serta St. Naya. Dan Pengurus PKK Teraktif diberikan kepada Yosi Adelina.

Turut hadir pada kegiatan tersebut yakni para unsur Forkopimda, Asisten Bidang Administrasi Setda, Ansar Tuba, para Pimpinan OPD, para Camat, dan seluruh anggota PKK dan DWP se-Kabupaten Bantaeng.

Bupati Bantaeng Hadiri Ramah Tamah Hari Amal Bakti ke-72.

Bantaeng (06/01). Pada 3 Januari 1946, Kementerian Agama resmi berdiri sebagai bagian dari perangkat bernegara dan berpemerintahan. Pada hari itu pula Indonesia mengukuhkan sebagai negara yang pertama kali memiliki kementerian di bidang agama.

Kementerian Agama selaku mitra Pemerintah Daerah, hadir untuk mengatur, membimbing, melayani serta melindungi semua pemeluk agama di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian disampaikan Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah saat membacakan amanat seragam Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin, pada acara Ramah Tamah dalam rangka Hari Amal Bakti Ke-72 tingkat Kabupaten Bantaeng.

“Saya menyampaikan harapan agar pada HUT Kementerian Agama ke-72 ini, dapat terus memberikan pencerahan kepada kita semua agar Indonesia bisa maju menjadi negara yang semakin membanggakan”, ujar Bupati pada acara Hari Amal Bakti yang digelar di Gedung Balai Kartini, Sabtu Pagi.

Mengusung tema “Tebarkan Kedamaian dengan Semangat Bersih Melayani”, dilaporkan bahwa atas arahan dan bimbingan Bupati Bantaeng, kedamaian dapat betul-betul dirasakan ditengah-tengah pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan guna menyambut Hari Amal Bakti ke-72 ini. Salah satunya adalah Bantaeng Kemah Pramuka Madrasah yang dipusatkan di Kecamatan Gantarangkeke.

“Kementerian Agama Bantaeng selalu menjadi prioritas bagi Kemenag Prov. Sulsel, karena setiap ada pelaksanaan kegiatan, seluruh stakeholder bersama masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Sinergitasnya betul-betul terasa sehingga Bantaeng dianggap wajar menjadi percontohan bagi daerah lainnya”, kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, H. Muh. Yunus.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penyematan tanda kehormatan berupa Satyalancana Karya Satya untuk pengabdian 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun, kepada 25 Pegawai Negeri Sipil di lingkup Kemenag Bantaeng.

Turut hadir yakni Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, Ketua GOW Bantaeng, Hj. Aisyah Yasin, Ketua DWP Bantaeng, Vinka Nandakasih, Mantan Kepala Kantor Kemenag Bantaeng periode 2005 – 2011, H. Muh. Adnan, para Pimpinan OPD, serta para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng

Asisten Bidang Administrasi Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja.

Bantaeng (05/01). Kepolisian Resor Bantaeng hari ini menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja 2018, yang dilangsungkan di Lapangan Hitam Pantai Seruni Bantaeng, Jumat Pagi. Apel Gelar Pasukan ini digelar dengan tujuan untuk memotivasi seluruh personil pengamanan agar selalu semangat dalam mengamankan pesta demokrasi pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati pada Juni 2018 mendatang.

Apel dihadiri oleh Asisten III Bidang Administrasi Setda, Ansar Tuba, yang pada kesempatan tersebut mewakili Bupati Bantaeng. Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan, yang dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel gelar pasukan tahun 2018 digelar guna mengecek kelengkapan sarana prasarana personel Polri selaku aparat keamanan.

“Saya meminta agar seluruh personil pengamanan untuk menyiapkan fisik dan mental dalam menghadapi setiap tahapan tugas pengamanan. TNI dqn Polri adalan tulang punggung negara, berikan keteladanan dan kepemimpinan di tengah-tengah masyarakat”.

Pada pelaksanaan apel tersebut, Kapolres Bantaeng juga mengecek satu persatu personil dan perlengkapan personel dalam rangka pengamanan pilkada serentak. Turut hadir pada kesempatan tersebut Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko, Kajari Bantaeng, Johan Iswahyudi, Ketua Pengadilan Negeri Bantaeng, Ruslan Hendra Irawan, para Pimpinan OPD, serta para Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng

Bupati Terima 170 Mahasiswa KKN UIN Makassar.

Bantaeng (30/12). Sebanyak 170 Mahasiswa KKN Universitas Islam Negeri Makassar, secara resmi diterima oleh Bupati Bantaeng, H.M. Murdin Abdullah, di Tribun Pantai Seruni, Sabtu Malam.

Mahasiswa KKN ini merupakan angkatan ke-57 yang akan melakukan pengabdian selama kurang lebih dua bulan di Kabupaten Bantaeng. Yang akan tersebar di Dua Kecamatan, yakni sebanyak 110 mahasiswa di Kecamatan Bissappu, dan 60 mahasiswa akan melaksanakan KKN di Kecamatan Sinoa.

Dikatakan bahwa kedua kecamatan tersebut sangat menyambut baik datangnya para mahasiswa di daerahnya. Seperti yang dikatakan oleh Ketua Badan Penyelenggara KKN Angkatan ke-57 UIN Makassar, Sabir Maidin, pihaknya sangat difasilitasi dengan baik oleh pemerintah setempat. “Ini adalah kali pertamanya kami mendapatkan sambutan yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyambut baik kedatangan anak-anak kami. Saya yakin program yang akan dilakukan oleh para mahasiswa sesuai dengan program yang ditonjolkan oleh Kab. Bantaeng”, ujarnya.

Sementara itu, Bupati pada kesempatan tersebut memberi pemaparan singkat terkait kondisi pembangunan Kabupaten Bantaeng. Beliau menyebutkan bahwa selama ini, Bantaeng menjadi kabupaten favorit para mahasiswa untuk melaksanakan KKN. “Bantaeng membangun birokrasi yang melayani, maka dari itu setiap mahasiswa yang KKN disini pasti merasa betah dan kadang tidak ingin pulang”, kata Bupati yang disambut dengan tepuk tangan meriah para mahasiswa.

Turut hadir pada kegiatan penerimaan tersebut antara lain para Pimpinan OPD, para Camat, serta para Kepala Desa lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Hadiri Perayaan Natal Bersama, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Harmonisasi Antar Umat Beragama

Bantaeng (30/12). Seperti tahun-tahun sebelumnya, di penghujung tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar Ramah Tamah dalam rangka Perayaan Natal Bersama Umat Kristiani se-Kabupaten Bantaeng Tahun 2017. Perhelatan ini dilangsungkan di Gedung Balai Kartini, Sabtu Malam.

Ramah tamah dilaksanakan sebagai wujud silaturrahmi guna menjaga perdamaian, serta harmonisasi antar umat beragama, khususnya di Kabupaten Bantaeng. Juga guna mengajak segenap umat Kristiani untuk senantiasa tekun memelihara kedamaian dan persatuan baik di dalam lingkup keluarga, maupun lingkungan sekitar.

Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah yang hadir langsung pada pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan harapan agar perayaan natal tahun ini dapat memberikan kebahagiaan serta kedamaian bagi seluruh masyarakat. “Di Bantaeng, kerukunan antar umat beragama sudah terjalin dengan sangat baik. Maka dari itu kondisi yang kondusif ini harus kita jaga dan pertahankan”, ujarnya.

Ramah tamah perayaan natal tahun 2017 ini merupakan yang terakhir dalam masa jabatan Nurdin Abdullah dalam 10 tahun memimpin Bantaeng. Beliau merupakan pemimpin yang sangat dicintai rakyatnya karena mampu mengubah daerah yang dulunya masuk dalam daftar 199 daerah tertinggal, menjadi daerah dengan progres pembangunan yang sangat cepat.

Dilakukan pula penyerahan bingkisan kasih kepada Pendeta Gereja Protestan
Tomson Tolayuk, Pastor Gereja Katholik, Agustinus Tikupasang, serta perwakilan Gereja Panthekosta, Pendeta Muda Meisal Tendean.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, antara lain Ketua TP.PKK Bantaeng, Hj. Liestiaty F. Nurdin, Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko, Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan, Pendeta Gereja Toraja Jemaat Jeneponto, Pendeta Yan Sampe Buntu, Ketua GOW Bantaeng, Hj. Aisyah Yasin, Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, Ketua DWP Bantaeng, Vinka Nandakasih, serta para Pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Bupati Hadiri Upacara HUT Satuan Pengamanan ke-37.

Bantaeng (30/12). Ratusan Satuan Pengamanan (Satpam) yang berasal dari lima Kabupaten, yakni Bantaeng, Takalar, Jeneponto, Bulukumba, dan Selayar, hari ini memadati halaman Mapolres Bantaeng dalam rangka mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun Satpam ke-37 yang dipusatkan di Kab. Bantaeng.

Bupati Bantaeng, H.M. Nurdin Abdullah didampingi oleh Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan dan Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko, hadir langsung pada pelaksanaan Upacara yang mengusung tema “Melalui Peningkatan kompetensi Kita Wujudkan Profesionalisme Satpam dalam rangka Menciptakan Keamanan dan Ketertiban di Lingkungan Kerja”.

Kapolres Jeneponto, Hery Susanto bertindak selaku Inspektur Upacara pada kesempatan tersebut, dan membacakan amanat seragam Kapolri. Disampaikannya arahan kepada seluruh anggota satuan pengamanan di Indonesia untuk memelihara dan memantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian, yang memegang teguh kode etik dan kehormatan anggota satpam.

“Satuan Pengamanan adalah posisi strategis sebagai garda terdepan. Maka dari itu kita harus memiliki tenaga kerja terampil dan keunggulan agar dapat bersaing dengan satpam dari wilayah lainnya”, tegasnya. Lebih lanjut dikatakan bahwa di Indonesia, jabatan sekuriti atau satpam tidak boleh diduduki oleh orang asing.

Turut hadir pada kegiatan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, para Pimpinan Perusahaan swasta, dan melibatkan personil Polres Bantaeng, Satpam, Polhut, Senkom, Dishub dan para pelajar.

Jadi Salah Satu Kontributor Terbesar Produksi Jagung, Pemkab Bantaeng Gelar Panen Raya.

Bantaeng (27/12). Rabu Pagi, secara serentak di 10 Provinsi di Indonesia, telah dilakukan Panen Raya Jagung Hibrida, hasil kerjasama Kementerian Pertanian RI dan Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng. Panen raya dilaksanakan di Kampung Sampara, Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Bantaeng.

Panen raya diselenggarakan untuk meyakinkan publik bahwa setiap daerah di Indonesia, telah mampu mencukupi swasembada terhadap komunitas jagung. Untuk tahun 2017, Kabupaten Bantaeng mendapat alokasi lahan seluas 12.500 hektar dari pemerintah pusat. Dengan hal tersebut, diyakini Bantaeng sudah mampu meningkatkan taraf hidup masyarakatnya.

“Kontribusi terbesar dari produksi jagung berasal dari luar Pulau Jawa, salah satunya adalah Kabupaten Bantaeng di Sulawesi Selatan. Dengan produksi seperti ini, pemerintah pusat mengingatkan agar tidak ada lagi yang melakukan impor jagung dari luar, karena Indonesia bisa memenuhi kebutuhan pangan jagung”. Demikian diujarkan Direktur Serelia Kementerian Pertanian RI, yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Bpk. Yusuf.

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng, H. Muhammad Yasin yang hadir sekaligus membuka panen raya secara resmi, menghaturkan apresiasi kepada Dinas Pertanian yang telah menghadirkan kegiatan panen raya tersebut. “Namun guna mewujudkan pengembangan komunitas jagung ini, diharapkan agar dapat diharmonisasikan dengan SDM yang ada sehingga swasembada jagung dapat diwujudkan sesuai dengan harapan. Masyarakat juga harus turut berpartisipasi demi peningkatan percepatan pembangunan khususnya dibidang pertanian”.

Selain Kabupaten Bantaeng di Sulawesi Selatan, daerah lainnya yang mengalami peningkatam produksi jangung relatif besar, terdapat di Lampung, Sumatera Utara, Sulawesi Barat, NTB dan Gorontalo. Mengusung tema “Panen Raya Jagung Mendukung Swasembada Jagung Berkelanjutan”, panen ini turut dihadiri oleh Dandim 1410 Bantaeng, Nanang Siswoko, Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan, Kepala Seksi Akabi Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Naim Kasim, Kadis Pertanian Bantaeng, Rahmaniah, Camat Eremerasa, Irfan Fajar, serta Camat Uluere, Muhammad Djohan.

Sekda Bantaeng Buka Lomba Dan Pameran Burung Berkicau.

Bantaeng (23/12). Sekre taris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab, secara resmi membuka penyelenggaraan lomba dan pameran burung berkicau yang diselenggarakan oleh Komunitas Kicau Mania Bantaeng (KMB), sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Bantaeng yang ke-763 tahun.

Sebanyak kurang lebih 200 peserta yang berasal dari berbagai Kabupaten di Sulawesi Selatan, antara lain Soppeng, Jeneponto, Gowa, Bulukumba, Kota Makassar, dan bahkan peserta dari Kendari, akan memeriahkan lomba yang rencananya dilangsungkan pada Minggu Pagi, 24 Desember 2017.

Sekda dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Dikatakannya bahwa apabila benar-benar diperhatikan dan dikembangbiakkan, komunitas burung ini dapat menjadi salah satu objek wisata yang bisa mendatangkan penghasilan. “Mari kita satukan komunitas ini dalam bentuk silaturrahmi sehingga komunitas ini bisa memberi pembelajaran bagi masyarakat bahwa burung harus dipelihara agar menghasilkan sesuatu yang dapat bermanfaat bagi masyarakat”.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BNR (Boy and Rekan) Sulsel, Sultan Arif menghaturkan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah melakukan penyambutan luar biasa kepada bagi seluruh peserta lomba dan pameran burung berkicau.

“Dari seluruh Kabupaten/Kota yang telah menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba ini, penyambutan ini adalah sambutan termegah yang kami terima. Tentunya kami berterima kasih kepada pemkab Bantaeng karena telah memberi dukungan atas terselenggaranya kegiatan ini”, tuturnya.

Lomba yang dilaksanakan terdiri dari 31 kelas lomba yang akan dilangsungkan Minggu Pagi dimulai pukul 09.00 sampai pukul 17.00 wita. Hadiah utama yakni sepeda motor yang disponsori oleh Yamaha. Beberapa sponsor lain yang terlibat antara lain Bank Mandiri, Wingsfood, dan lain sebagainya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut yaitu JBI (Juri BNR Indonesia), Andre Ongky, Pembina Kicau Mania Bantaeng, Sumardi Suparman dan Rahim Guntur.